Self-Control atau Penguasaan Diri???..... by the way Secara
pengertian umum, penguasaan diri adalah kemampuan untuk mengontrol emosi,
keinginan-keinginan, dan tingkah laku, supaya dapat menjauhi yang tidak baik
dan melakukan yang baik. Kalau lebih religiusnya bisa dibilang penguasaan diri
sebagai buah Roh adalah Roh Kudus yang mengontrol diri kita, sehingga kita
dapat menguasai diri untuk kemuliaan nama Tuhan yang telah menebus kita. Tapi
kalau menurutku intinya bahwa penguasaan diri adalah kemampuan bagaimana kita
untuk tetap menahan diri untuk melawan kemauan “hati
jahat”.
“Penguasaan Diri” kata
yang sangat mudah diucapkan, namun tidak dengan pelaksanaannya--‘. Menurutku “penguasaan Diri” adalah
salah satu hal dalam hidup ku yang sangat sulit untuk dilakukanT.T. SUSAH
SEKALI dech!!... andaikan dengan skala angka 1 sampai 10, mungkin tingkat
penguasaan diriku antara 6-7 gitu, hehehe…
Bagaimana tidak?? Jika kita bicara soal “Penguasaan Diri” banyak
konteks yang dapat diangkat diantaranya; soal paling mudah, misalnya apakah
kita bisa menguasai diri agar bisa sabar dan tidak mudah tergoda? Harus bisa
menguasai diri agar dapat mengalah, walaupun kita tidak salah? Itu hal yang
tidak mudah bagiku--. Hal lainya misalkan, makanan, pada saat masa Pra Paskah
kita kan diwajibkan untuk puasa dan pantang, namun walaupun begitu aku sendiri
kadang-kadang masih mudah tergoda, alias susah menguasai diri:D. jadi ya masih
bolong-bolong puasa dan pantangnya. Itu contoh simplenyaJ
Juga bila kalian mempunyai adik atau kakak, berhubung aku
mempunyai keduanya:D. Perkelahian antara kakak dan adik hampir mustahil tidak
pernah terjadi dalam keluarga, apalagi kalau masih kecil-kecil:0. Malah mungkin
ada yang udah jadi langganan tiap hari, ntah karena memperebutkan sesuatu,
saling mengganggu 1 sama lain, dll. Begitu juga dengan diriku walupun sering
terjadi pertengkaran-pertengkaran kecil, aku semaksimal mungkin memilih untuk
mengalah dan mencari jalan keluar terbaik selain dengan pertengkaran. Namun
tidak setiap saat berhasil, setidaknya aku udah berusaha:D. Itu aku sebut
menguasai diri agar tidak cepat marah dan bisa bersabar.
Contoh
lebih luas lagi, yang kita bisa rasakan bersama…
Sebagai remaja menurutku
hal yang paling menentukan perkembangan kehidupan dan masa depan seorang
remaja adalah dapat diukur sejauh mana kemampuan penguasaan dirinya, walaupun mungkin
itu hanya faktor relatif bagi sebagian orang, tapi menurut ku itu adalah faktor
yang sangat menentukan. Seperti saja “Penguasaan
Diri” terhadap perkembangan zaman sekarang ini seperti teknologi,
pergaulan, pola hidup dan lain-lain. Karena hal tesebut, bisa dibilang aku
adalah orang dengan tipe milih-milih teman. Bukannya tidak mau berteman dengan
semua orang, tetapi melihat tingkat penguasaan diriku yang masih labil, aku
lebih memilih untuk mencari dan berteman dengan orang-orang yang bisa dijadikan
contoh atau panutan. Jika kemudian aku udah dapat menguasai diriku dengan sangat
baik barulah aku akan berteman dengan semua orang.
Seperti contoh kalau di sekolah, sebagian teman-teman di kelas
yang kadang-kadang malas mengikuti jam pelajaran, suka tidak kerjakan tugas,
andai aku segan untuk menolak ajakan-ajakan mereka karena malu hati atau tidak
mau membuat kecewa teman, aku tidak dapat bayangkan bakal jadi apa. Tapi karena
dari awal aku mempunyai komitmen untuk belajar agar dapat memperoleh yang
terbaik. Aku jadi tidak peduli dengan mereka, walupun terlihat sedikit egois
tapi ya memang begitu. Dan sanksi terberatnya aku hanya mempunyai sedikit
teman--“. It Sucks!!!
“Penguasaan Diri” untuk
memperolehnya kita harus berani menolak ajakan yang tidak baik dengan sanksi
kita tidak akan disukai, kita akan ditinggalkan dalam persahabatan, mempunyai
sedikit teman, dibilang “Sok suci”, dan juga masih banyak lagi. Banyak dari kita takut
mengecewakan teman dengan ajakannya, tapi dengan mudah kita membuat kecewa
Tuhan, orang tua, dan orang-orang yang menyayangi kita. Ya bisa dibilang penguasaan diri merupakan “pengorbanan hati”,
tetapi “Harga tersebut” aku rasa akan setimpal
dengan hasilnya dikemudian hari nanti, ntalah percaya atau tidak:D?..
curahan hati yg dalam bro :')
ReplyDeleteGood one (y)